Amplang Kuliner Khas Kalimantan Barat

 

da6749705627f2ad7daa3db7dbfa269b_amplangPerpaduan antara bahan utama dan bumbu rempah yang khas menjadikan camilan ini terasa gurih, lezat, dan renyah saat dimakan. Makanan ringan ini sangat cocok untuk dijadikan camilan saat bersantai maupun pada saat Anda bepergian. Amplang merupakan usaha industri rumahan yang sudah berkembang sejak tahun 1970-an. Usaha produksi Amplang ini kemudian diwarisi secara turun-temurun oleh keluarga pengusaha Amplang sehingga mampu bertahan dari gempuran krisis ekonomi yang melanda Indonesia tahun 1997. Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya dan kerja keras para pengusaha Amplang di Kota Ketapang dalam meningkatkan kualitas produknya sehingga camilan ini tetap diminati para pelanggan.

amplang1

Amplang, bisa jadi akan terus bertahan. Namun namanya pun secara perlahan akan bergeser. Entah akan disebut kuku macan, ataupun nantinya malah menjadi nama baru. Tergantung pada penghargaan warga kota ini terhadap penganan ini. Mencatatkan segala catatan dengan kota ini menjadi penting, karena memori kolektif kota ini sangatlah rapuh, apalagi memori yang dipahami publik adalah memori berdasarkan kehendak pejabat publik. Saat ini, para pengusaha Amplang di Kalimantan Barat khususnya daerah Ketapang tidak hanya memproduksi Ampalang rasa ikan, tetapi juga rasa rumput laut untuk memberi rasa yang berbeda. Meskipun demikian, Amplang Macan tetap menjadi pilihan utama dan paling banyak dicari oleh pemudik maupun wisatawan untuk dijadikan buah tangan. Kelebihan dari Amplang yang satu ini terletak dari bumbunya yang spesial. Seperti halnya Amplang jenis lain, Amplang Macan tidak memakai bahan pengawet sehingga aman untuk dikonsumsi.

Bentuk-dari-Amplang-oleh-oleh-Kalbar

Resep Amplang sebagai berikut :

Bahan – bahan yang dibutuhkan :
  1. Ikan Tenggiri/belidak  1 Kilogram
  2. Tepung Kanji  2 Kilogram
  3. Air 750 ml
  4. Garam 4/5 ons
  5. Bumbu penyedap 1/5 ons
  6. Bawang Putih 5 Biji
Cara Pembuatan :
  • Campurkan Ikan, Tepung, Air, Garam dan Bumbu penyedap  diaduk sampai rata.
  • Adonan dibentuk seperti lenjeran dan besarnya disesuaikan keinginan.
  • Amplang yang telah siap dipotong halus-halus lalu digoreng dalam minyak yang banyak selama lebih kurang 30 menit sehingga benar-benar kering.
  • Semasa menggoreng, produk hendaklah sentiasa di aduk supaya tidak hangus. Amplang yang telah digoreng, ditiriskankan untuk membuang sisa-sisa minyak.
  • Produk ini dibungkus dalam plastik kedap udara dan disimpan pada suhu rendah serta jauhkan daripada pancaran cahaya matahari langsung dan jauhkan daripada serangan serangga.

Baca Artikel Lainnya : Stik Keladi Pontianak Kalimantan BaratBubur Pedas Melayu Sambas Kalimantan Barat, Lempok Durian Pontianak, Kalimantan BaratMadu Hutan Asli Pontianak Kalimantan BaratBingke Oleh-Oleh Khas Pontianak Kalimantan Barat

Gawai Dayak Kalimantan Barat

Gawai Dayak merupakan salah satu pesta sebagai ucapan terima kasih kepada sang Pencipta “Jubata” atas panen padi yang berlimpah, dapat melambangkan persatuan, aspirasi identitas kemakmuran serta memperkenalkan bahwa masyarakat Dayak memilki andil dalam mempersatukan bangsa Indonesia. Festival ini adalah suatu atraksi Suku Dayak asli pada saat Karnaval keliling kota, ritual, paeran, fashion show serta kontes Bujang Dare, ukiran kayu, tarian, dan berbagai permainan rakyat. Hanya dapat disaksikan di Rumah Betang Jl. Sutoyo Pontianak.

Gawai
Gawai Dayak juga merupakan sebuah tradisi rutin masyarakat adat dayak yang ada di Kalimantan Barat. Gawai Dayak adalah sebuah bentuk acara rasa syukur kepada sang pencipta atas kelimpahan panen padi yang masyarakat dayak rasakan. Acara ini rutin dilakukan di setiap daerah yang ada di Kalimantan Barat, yang mana susunannya adalah pembukaan Pekan Gawai Dayak (PGD) dilaksanakan di Kota Pontianak, kemudian terus mundur ke kota-kota arah timur Kalimantan Barat.

Dalam pelaksanaan acara gawai dayak tersebut, ada sebuah ritual wajib masyarakat adat dayak yang disebut dengan ngampar bide. Ngampar Bide berasal dari bahasa suku dayak Kanayatn yang berarti bepinta (meminta) bepadah (memberitahu) kepada Jubata (Tuhan Yang Maha Esa) agar acara gawai yang dilaksanakan berjalan lancar.
Upacara ngampar bide dilaksanakan pada hari senin 19 mei 2014, tepat satu hari sebelum acara gawai dayak resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat. Upacara ngampar bide dipimpin langsung Imam (Panyaggahat) Aan yang berasal dari Anjungan.

images
Untuk anda yang ingin melihat kemeriahan acara gawai dayak tahun 2014 di Kalimantan Barat, silahkan datang langsung ke Rumah Adat Dayak Betang yang beralamat di Jalan Sutoyo. Ada banyak kemeriahan yang akan disuguhkan, mulai dari Lomba Sumpit, Lomba Melukis Perisai, Lomba Memahat Patung, Lomba mengayam, dan masih banyak lagi.
Disana juga berjejer puluhan stand yang menjual berbagai pernak pernik, khas Suku Dayak Kalimantan Barat.
Telah dikemukakan Gawai Dayak adalah nama lain upacara adat syukuran pascapanen di Pontianak. Hakikatnya sama dengan Naik Dango, atau Maka‘ Dio. “Tujuannya sendiri kurang labih sama, mengadakan pesta atau selamatan atas karunia yang diberikan oleh Jubata” (Akcaya, 1997:16). Gubernur Aswin dalam Akcaya 29 April 1994:03 mengatakan, “Upacara Naik Dango merupakan ungkapan rasa syukur atas keamanan, kesehatan, dan hasil panen yang melimpah, selain berusaha mencari terobosan baru sebagai usaha meningkatkan hasil pertanian pangan”. Jadi, Gawai Dayak pada prinsipnya sama dengan Naik Dango.

69099592743-dayak

“Orang Dayak paling tidak mengenal 18 tahapan upacara adat perladangan mulai dari Baburukng sampai tahap terakhir yaitu, upacara adat Naik Dango atau Ka‘ Pongo”, (1999:2). Sebelum hari H dilaksanakan, terlebih dahulu diadakan pelantunan mantra (nyangahathn), yang disebut matik. Tujuannya ialah memberitahukan dan mohon restu kepada Jubata bahwa besok akan dilaksanakan pesta adat. Pada hari H dilaksanakan upacara adat dengan nyangahathn di ruang tamu (sami), memanggil semangat (jiwa) padi yang belum kembali, nyangahathn di lumbung padi (baluh atau langko) untuk mengumpulkan semangat padi di tempatnya, dan nyangahatn di tempayan beras (pandarengan) tujuannya memberkati beras agar bertahan dan tidak cepat habis.

neotar-tari-masal-gawai-2012-3

Nyangahathn dapat disebut sebagai tata cara utama ekspresi religi suku Dayak. Bahari Sinju dkk. (1996:146), berpandangan bahwa Nyangahatn adalah wujut upacara religius. Ia menjadi bagian pokok dalam setiap bentuk upacara, dengan urutan atau tahapan yang baku, kecuali bahan, jumlah roh suci, para jubata yang diundang, dan tentu saja konteksnya. Dari segi tahapannya nyangahatn terbagi menjadi (1) matik, (2) ngalantekatn, (3) mibis, dan (4) ngadap Buis. Matik bertujuan memberitahukan hajat keluarga kepada awa pama (roh leluhur) dan jubata. Ngalantekatn bertujuan permohonan agar semua keluarga yang terlibat selamat. Mibis bertujuan agar segala sesuatu (kekotoran) dilunturkan, dilarutkan, dan diterbangkan dari keluarga dan dikuburkan sebagaimana matahari terbenam ke arah barat. Terakhir adalah ngadap buis, yakni tahapan penerimaan sesajian (buis) oleh awa pama dan jubata, dengan tujuan ungkapan syukur dan memperoleh berkat atau pengudusan (penyucian) terhadap segala hal yang kurang berkenan, termasuk pemanggilan semua jiwa yang hidup (yang tersesat) agar tenang dan tenteram.

Baca Artikel Lainnya :  Keraton Sultan Kadriyah PontianakMakam Raja Batu Layang PontianakMasjid Jami’ Sultan Syarif Abdurahman PontianakRumah Betang Pontianak Kalimantan Barat

Cap Go Meh Kalimantan Barat

Cap Go Meh dirayakan pada hari kelima belas tahun baru Imlek dan yang menjadi fokus pada perayaan ini adalah Tatung/Louya. Cap Go Meh merupakan suatu ritual yang dilakukakn oleh Tatung/Louya untuk membersihkan kampung, jalan dan tempat-tempat lainnya dari roh/makhluk jahat yang mengganggu ketentraman manusia. Cap Go Meh di Singkawang merupakan tradisi yang unik karena merupakan akulturasi budaya orang-orang Tionghoa dengan budaya masyarakat lokal.

1186692_10152216214844929_1745469322_n

Hal ini bermula ketika perkampungan Tionghoa penambangan emas di Monterado pada ratusan tahun yang lalu diserang wabah penyakit yang diyakini dsebabkan oleh roh/makhluk jahat, maka terjadilah perlawanan di mana para Tatung/Louya turun kampung dengan diiringi genderang tetabuhan dan pembakaran Hio yang tidak putus-putusnya dan akhirnya perkampungan kembali tentram.

Tatung/Louya adalah orang yang terpilih yang dirasuki roh leluhur yang memiliki kekuatan magis sehingga kebal terhadap tusukan, sabetan pedang, besi, maupun benda-benda tajam lainnya. Untuk menjadi Tatung/Louya selain dari proses belajar juga dari keturunan. Tak heran pada perayaan Cap Go Meh ada beberapa anak yang bisa menjadi Tatung/Louya dan ikut melakukan parade keliling Kota Singkawang.

capgomeh

Walaupun Cap Go meh dirayakan pada hari ke lima belas, namun sehari sebelumnya para Tatung/Louya telah melakukan atraksinya. Sesuai dengan sejarahnya maka 1 hari sebelum perayaan Cap Go Meh, para Tatung/Louya dari ratusan vihara yang ada di seputar Kota Singkawang sudah turun ke jalan-jalan berkeliling kota masuk keluar permukiman membersihkan kampung dari roh/makhluk jahat.

Tatung/Louya itu lebih dahulu menuju vihara untuk melakukan persembahan serta meminta ijin kepada Dewa sebelum melakukan atraksi dan berkeliling kota. Vihara yang banyak didatangi Tatung/Louya melakukan persembahan dan meminta ijin adalah Vihara Tri Dharma Bumi Raya yang diyakini sebagai vihara tertua yang ada di Kota Singkawang.

Prosesi terakhir perayaan Cap Go Meh adalah pelanggan barang-barang yang telah diberkati. Barang yang dilelang seperti miniatur barongsai, ayam, berbagai jenis kue, batang tebu, minuman kaleng dan botol, jeruk serta keramik. Harga barang yang dilelang dapat mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Ini terkait dengan kepercayaan bahwa yang mendapatkan barang-barang yang dilelang dan telah diberkati akan membawa keberuntungan. Makanya tidak mengherankan jika peserta lelang berusaha untuk mendapatkan barang-barang tersebut agar keberuntungan selalu menyertai.

hengky alexander_cap go meh singkawang

Baca Artikel Lainnya : Roti Canai | Cane Pontianak, Kalimantan BaratMeriam Karbit Pontianak-Kalimantan Barat, Lidah Buaya Pontianak, Kalimantan BaratMadu Hutan Asli Pontianak, Kalimantan Barat

Pantai Pulau Sawi Ketapang Kalimantan Barat

1216443Pantai Pulau Sawi merupakan objek wisata berada dalam wilayah Desa Sungai Tengar Kecamatan Kendawangan, jaraknya kurang lebih 80 Km dari Kota Ketapang. Akses dari Kota Ketapang ke obyek ini cukup lancar yaitu dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat serta kendaraan bus.

dsc_0830

Selain panorama alam yang indah, tempat ini juga merupakan tempat habitat penyu. Aneka jenis penyu seperti penyu belimbing, penyu hijau, penyu sisik dan totong banyak terdapat dikawasan ini. Pasir putih membentang, air laut berwarna biru gemerlap. Sangat wajar bila kemudian Pulau ini dijuluki Pulau Bidadari.

pantaipulausawi-2

“Keindahan pantainya yang jernih dengan pasir pantai yang putih bersih dan hamparan batu karang membuat takjub pandangan mata seakan tak ingin melepaskan pandangan, disamping itu kawasan ini juga kaya dengan berbagai jenis ikan”. Aktivitas kehidupan sehari-hari masyarakat di Pulau Sawi Kendawangan yang bekerja sebagai nelayan, ternyata pulau tersebut juga menyimpan banyak pesona. 

orl-florida-beach-guide-st-george-island-state-003

Dari Sungai Tengar perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan air atau motor klotok milik nelayan menelusuri pantai Sungai Tengar. memakan waktu Kurang lebih 1 jam perjalanan, tibalah di Pulau Sawi.Perjalanan di Pulau Sawi sungguh sangat mengasyikan. Selain panorama alam yang indah, tempat ini juga merupakan tempat habitat penyu. Aneka jenis penyu seperti penyu belimbing (Dermochelys coriacea) atau di Inggris dikenal dengan nama Leatherback Turtles, penyu hijau (Chelonia midas), penyu sisik (Eretniochclys imhricata dan totong banyak terdapat dikawasan ini.
Pasir putih membentang, air laut berwarna biru gemerlap, dan pohon kelapa yang berbaris-baris. Sangat wajar bila kemudian Pulau ini dijuluki Pulau Bidadari.

sawi

Pantai berpasir putih dengan jernih birunya air laut menjadi pemandangan utama objek wisata ini. Kekayaan biota laut yang terkandung di Pantai Pulau Sawi menjadi nilai tambah daya tarik wisatawan. Dengan alamnya yang masih asri dan jauh dari polusi serta daya dukung alam tersebut diatas, membuat pantai yang masih jarang diketahui keberadaannya ini menyandang gelar “Pantai Bidadari”. Pengunjung yang datang di kawasan inipun bebas biaya, artinya tidak ada tiket masuk objek wisata ini. Jika ada pengunjung yang hendak bermalam atau menginap, dapat menggunakan rumah singgah atau home stay yang ada di perkampungan setempat. Namun sayangnya di kawasan objek wisata ini belum terdapat akomodasi dan fasilitas yang memadai, terbukti dengan ketiadaan akses penyeberangan dan hotel yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta di kawasan wisata ini.

Baca Artikel Lainnya : Wisata Alam Kura-Kura BeachWisata Pantai Pasir Pendek Singkawang, Wisata Alam Gunung Poteng SingkawangTaman Nasional Betung Kerihun

Tempoyak Durian Pontianak Kalimantan Barat

Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi. Tempoyak juga dapat dimakan langsung, namun hal ini jarang sekali dilakukan karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri. Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan.

tempoyak-smende

Tempoyak diriwayatkan dalam Hikayat Abdullah sebagai makanan sehari-hari penduduk Terengganu. Ketika Abdullah bin Abdulkadir Munsyi berkunjung ke Terengganu sekitar tahun 1836, ia mengatakan bahwa salah satu makanan kegemaran penduduk setempat adalah tempoyak. Berdasarkan sejarah yang ada dalam Hikayat Abdullah, tempoyak merupakan makanan khas rumpun bangsa Melayu, yaitu suku bangsa Melayu di Malaysia dan Indonesia yang terdapat di Sumatera dan Kalimantan.

Citarasa dari Tempoyak adalah asam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. Tempoyak dikenal di Indonesia, terutama di Palembang, Lampung dan Kalimantan. Selain itu, makanan ini juga terkenal di Malaysia. Di Palembang, tempoyak dimasak dengan campuran daging ayam. Di Lampung, tempoyak menjadi bahan dalam hidangan seruit atau campuran untuk sambal.

sambal-tempoyak

Kaya akan budaya, masyarakat Indonesia memiliki ciri khas yang sungguh unik. Kemewahan alam yang subur, begitu nikmat untuk disajikan. Seperti halnya dengan buah satu ini, durian sang raja buah. Bukan hanya sekedar santapan buah yang langsung bisa dinikmati, namun dapat pula diolah menjadi berbagai makanan  lezat tanpa menghilangkan rasa dan aroma khas yang dimiliki. Masyarakat  Melayu di wilayah Sumatra dan Kalimantan, durian biasa diolah menjadi hidangan pendamping nasi, yang biasa disebut dengan tempoyak.

Tempoyak merupakan kuliner yang terbuat dari hasil fermentasi daging durian.Agar menghasilkan rasa asam dan aroma yang sangat lezat, proses fermentasi dilakukan selama tiga hingga enam hari. Akan lebih lezat lagi jika bahan dasar yang digunakan adalah bahan daging durian lokal yang bermutu baik dan manis.

Karena rasanya khas nan lezat membuat tempoyak dapat dijadikan makanan utama. Sebagian besar masyarakat Melayu menjadikan hidangan ini sebagai hidangan yang wajib ada di setiap menu sehari-hari. Selain menjadi menu utama, tempoyak juga dapat dijadikan sebagai menu tambahan dalam olahan yang dapat dipadupadankan dengan daging ataupun ikan. Bukan hanya dapat dimakan setelah menjadi olahan matang, tempoyak mentah juga terasa lezat disantap dengan dicampur gula pasir dan irisan cabe rawit.

Masyarakat Melayu memiliki olahan tempoyak yang sangat melimpah saat musim durian datang.  Mereka bisa membuat tempoyak dalam jumlah banyak, yang disimpan dalam tempat tertutup agar tidak ada zat yang masuk kedalamnya. Hasil fermentasi yang dilakukan secara benar akan membuat tempoyak dapat bertahan lama, bahkan hingga satu tahun.

Selain nikmat, tempoyak juga memiliki kandungan gizi yang cukup banyak, seperti air, karbohidrat, lemak, protein, serta, energy, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, kalium, kalsium, dan fosfor.

RESEP TEMPOYAK/ TEMPUYAK
Tempoyak nan lezat dan aromanya yang khas hanya menjadi hidangan khas di beberapa daerah terutama daerah yang subur penghasil durian (duren). Tempoyak merupakan hasil fermentasi dari buah durian yang sudah matang. Penyajiannya dapat diolah menjadi bumbu atau tambahan bahan masakan atau dibuat sambal.

RESEP SAMBAL TEMPOYAK ENAK
Bahan dan Bumbu dihaluskan :

  1. 4 butir bawang merah
  2. 2 siung bawang putih
  3. tempoyak durian secukupnya
  4. 3 buah cabe merah besar
  5. cabe rawit,sesuai selera
  6. gula pasir secukupnya
  7. minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT SAMBAL TEMPOYAK ENAK :

  1. Tumis bumbu halus sampai harum.
  2. Tambahkan Tempoyak (seperlunya) tambahkan sedikit gula sebagai pengganti penyedap rasa.
  3. Tumis sebentar (sekitar 2-3 menit). Angkat, sajikan selagi hangat dengan nasi putih.

Baca Artikel Lainnya : Roti Canai atau Cane Pontianak Kalimantan BaratBubur Pedas Melayu Sambas Kalimantan Barat, Lidah Buaya Pontianak Kalimantan BaratMadu Hutan Asli Pontianak Kalimantan Barat

Wisata Alam Pulau Randayan Kalimantan Barat

Pulau Randayan merupakan salah satu pulau di kepulauan Lemukutan Besar yang terletak Laut Cina Selatan dan bagian timur pulau Kalimantan. Pulau ini menjadi salah satu destinasi wisata populer di Kalimantan Barat yang menawarkan keindahan alam dan kehidupan bawah laut yang masih alami.

Di dasar laut Pulau Randayan, terdapat banyak misteri kehidupan. Dari perilaku hidup terumbu-terumbu karang, hingga kisah-kisah makhluk hidup lainnya. Mereka tumbuh dan berkembang biak secara alami dalam sebuah mata rantai kehidupan yang laut yang unik. kondisi geografis pulau ini sangat layak dikunjungi. Letaknya sangat strategis dan aman serbuan ombak besar Laut Natuna. Berdasarkan catatan yang ada, Pulau Randayan memiliki karang hidup sekitar 4,50 hektar, karang mati 3,69 hektar, lamun 0,63 hektar, dan pasir seluas 4,77 hektar. Kondisi itu sangat memungkinkan bagi siapa pun yang memiliki hobi menyelam untuk mengeksplorasi keindahan alam bawah airnya

Pantai dengan pasir putih yang luas dan pohon-pohon nyiur, menjadi pemandangan khas pantai. Keistimewaan air yang jernih dan tidak terlalu dalam, memudahkan kita menyaksikan warna-warni flora dan fauna bawah laut Pulau Randayan. Dengan hanya menggunakan kacamata dan keberanian untuk menyelam, keindahan bawah lautnya membuat terpana dan takjub.

Salah satunya adalah di Kalimantan. Kalimantan Barat mempunyai bermacam pantai cantik yang akan membuat Anda betah berlama-lama menikmati pesonanya. Salah satunya adalah di kawasan Kepulauan Lemukutan Besar. Di sini, singgahlah ke Pulau Randayan. Untuk mencapainya sebenarnya cukup sulit, akan tetapi tidak apa-apa karena nanti rasa lelah Anda akan terbayarkan.

Pertama-tama Anda harus menuju kota Pontianak terlebih dulu. Kemudian Anda harus menuju Teluk Suak. Dari Teluk Suak, Anda harus menyeberang satu kali lagi untuk mencapai pulau. Waktu perjalanan sekitar 3 jam, akan tetapi Anda tidak akan bosan karena pemandangan selama perjalanan sangat indah. Sesampainya di Pulau Randayan, ada baiknya untuk bersiap-siap karena Anda pasti akan terkejut dengan panoramanya. Airnya sangat jernih dan pemandangan bawah lautnya sangat indah. Anda pasti akan sangat ingin bersnorkling di sini. Pasirnya pun putih bersih, dibingkai oleh jajaran pohon kelapa yang seolah-olah melambai menyambut kedatangan Anda.

Fasilitas untuk wisatawan tergolong lengkap. Di sana Anda dapat menyewa perlengkapan untuk diving dan snorkeling. Bagi Anda yang hobi memancing, pulau ini juga menawarkan yang bagus untuk memancing. Ikan yang Anda tangkap bisa dimasak atau dipanggang sendiri.

Baca Artikel Lainnya : Titik Kulminasi Tugu Khatulistiwa Pontianak, Kalimantan BaratStik Keladi Pontianak Kalimantan Barat, Kuliner Pengkang Pontianak, Kalimantan BaratMeriam Karbit Pontianak, Kalimantan Barat